Mencegah Penularan dan Penyebaran Infeksi Rubella

Rubella merupakan infeksi yang menyebabkan adanya ruam kemerahan yang sering disebut dengan campak Jerman. Infeksi rubella tidak membutuhkan penanganan medis khusus, namun ada metode penanganan yang dapat dilakukan dirumah. Hal ini bertujuan untuk meringankan gejala infeksi rubella. Langkah-langkah sederhana yangdapat dilakukan yaitu :

  • Beristirahat sebanyak mungkin
  • Konsumsi banyak air putih untuk mencegah dehidrasi
  • Dapat mengkonsumsi obat pereda nyeri dan demam
  • Minum air hangat bercampur madu dan lemon untuk meredakan sakit tenggorokan
vaksin MR

Selain melakukan langkah-langkah tersebut, pncegahan infeksi rubella yang paling efektif adalah dengan vaksinasi, terutama bagi wanita yang berencana untuk hamil. Sekitar 90% orang yang menerima vaksi ini akan terhindar dari infeksi rubella. Vaksinasi yang dapat diberikan untuk memberikan perlindungan infeksi rubella adalah vaksin MR. Pemberian vaksin MR juga dapat mencegah penyakit campak. Vaksin MR direkomendasikan pada anak usia 9 bulan hingga usia 15 tahun. Wanita yang merencanakan kehamilan juga dianjurkan untuk menerima vaksin MR, apabila seorang wanita tersebut belum memiliki kekebalan terhadap rubella. Namun vaksinasi ini tidak dapat dilakukan pada saat sedng hamil.

Selain melakukan vaksinasi untuk mencegah infeksi rubella, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar terhindar dari penyebaran virus rubella. Cara mencegah penularan dan penyebaran infeksi rubella adalah sebagai berikut :

  • Hindari kontak dengan penderita, terutama untuk wanita hamil yang belum menerima vaksin MR dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.
  • Pindahkan penderita infeksi rubella ke ruangan terpisah yang jauh dari anggota keluarga.
  • Menjaga kebersihan diri dapat dilakukan baik sebelum makan, setelah berpergian atau jika terjadi kontak dengan penderita.