Bahayakah Menyalakan AC Dalam Mobil

Air conditioner (AC) atau penyejuk kabin memiliki peranan penting dalam kendaraan roda empat atau lebih. AC bertugas mendinginkan atau menyejukkan kabin mobil guna untuk melawan suhu panas diluar. Namun ada hal yang harus diperhatikan jika ingin menyalakan dan mematikan AC.

Banyak pengendara roda empat yang tidak mengetahui bahwa menyalakan dan mematikan AC mobil dalam waktu berulang kali saat berkendara dengan kecepatan tinggi. Selain kinerja AC akan menjadi cepat rusak. Hal tersebut juga dapat menyebabkan perubahan putaran mesin dan beban kompresor mendadak jadi besar.

ac

Misalnya dalam waktu 30 menit dilakukan berulang kali mematikan dan menyalakan AC ketika berada di jalan tol, maka akan terjadi gesekan keras antara pulley dan pressure plate pada kompresor AC. Nantinya komponen magnet cluth di kompresor akan cepat terkikis dan akhirnya rusak.

Di anjurkan bagi pengguna mobil, ada baiknya jika mematikan dan menyalakan AC itu ketika kendaraan dalam posisi diam. Tapi jika kondisinya memang harus menyalakan atau mematikan ketika berjalan, sebaiknya mengurangi kecepatan saat berkendara. Dan bila memang tidak begitu penting lebih baik menunggu dalam keadaan mobil berhenti. Kejadian seperti ini biasanya dilakukan pengendara yang merokok di dalam mobil sering menyalakan dan mematikan AC. Maka kekuatan AC mobil akan menjadi berkurang.

menyalakan ac

Kesalahan yang juga sering dilakukan adalah langsung menghidupkan AC setelah mobil berjalan tanpa membuka kaca jendela terlebih dahulu. Sangat di sarankan untuk membuka kaca jendela supaya dapat membuang udara di kabin setelah mobil di parkir (terutama parkir di ruang terbuka dan terkena sinar matahari). Karena radiasi sinar matahari menyebabkan reaksi kimia antara material plastik, pengharum ruangan, bahan pelapis lain di dalam kabin dengan udara panas menghasilkan berbagai zat baru seperti benzena.

Ada beberapa orang mengatakan, benzena sangat berpengaruh karena setelah menghidupkan AC mereka justru mengantuk, pusing, bahkan lemas atau tidak konsentrasi merupakan beberapa diantara penyebab kecelakaan. Ada baiknya membuka sedikit kaca jendela mobil saat parkir dan carilah tempat parkir di ruang yang teduh.

Kesalahan lain, penyebab seseorang keracunan di mobil karena adanya gas karbon monoksida (CO) yang dikeluarkan pada sistem pembuangan tidak berfungsi dengan baik. Sirkulasi pembuangan yang tidak baik disebabkan oleh pipa bocor. Gas tersebut akan menguasai mobil, bila pengendara tidak menyediakan ruang sirkulasi udara yang baik. Misalnya selama berjam-jam tidak membuka kaca jendela sesekali.

Mereka yang menghirup perlahan akan kehilangan oksigen yang dibutuhkan dalam tubuh. Sehingga hemoglobin darah yang harusnya mengikat oksigen untuk mengalir ke seluruh tubuh hingga paru-paru dan otak akan terganggu dan menyebabkan kematian.

sirkulasi ac

Tapi menurut pakar otomotif, penyebab kematian seseorang di dalam mobil karena keracunan AC itu tidak benar. Justru kematian terjadi karena kandungan gas yang dikeluarkan dari asap kendaraan tersebut menyusup masuk pada sela-sela mobil. Kemungkinan ada sambungan pipa atau sela-sela yang membuat sambungan ke mesin tidak tertutup rapat dan asap knalpot masuk.

Maka dalam beberapa kasus mereka yang meninggal biasanya mobil sudah agak lama. Karena asap bisa masuk dari lubang sekecil apapun. Jika di hirup lebih dari dua jam yang lama-kelamaan bisa berujung kematian. Biasanya renggannya ruangan itu ada pada lapisan baja pada pipa di bawah AC yang banyak terdapat selang kabel. Selain itu bisa juga pada sambungan dekat gas dan kopling.
Jadi menurut pakar otomotif, menegaskan bahwa tidak ada keracunan karena AC, justru tercampurnya sirkulasi udara AC tersebut yang pada akhirnya menjadi racun seperti asap knalpot.

Bagaimana pendapat Anda dalam hal tersebut?