Mengkonsumsi Karbohidrat Tinggi Dapat Memicu Penyakit

Di Jakarta, sebagian besar anak muda mengkosumsi karbohidrat tinggi sejak sarapan hingga makan malam, bahkan menggabungkan jenis karbohidrat dalam satu kali makan, contohnya makan mie dengan nasi. Selain karbohidrat tinggi, mereka juga kurang asupan serat yang cukup. Hal ini berdasarkan survey yang dilakukan oleh jaringan Konsumen untuk Indonesia Sehat atau biasa disebut dengan KOINS.

mengkonsumsi karbohidrat tinggi

Menurut coordinator KOINS mengatakan, bahwa mengkonsumsi karbohidrat tinggi dapat memicu penyakit diabetes. Oleh sebab itu jumlah penderita diabetes di Indonsia semakin banyak dan diperkirakan penderita mulai masuk pada usia produktif. Hal ini dapat mengganggu kesejahteraan keluarga dan juga beban Negara untuk pengobatannya semakin besar.

Padahal diabetes dapat dicegah sejak dini, khususnya diabetes type dua, yaitu dengan menerapkan gaya hidup sehat termasuk dalam pola makan sehat. Diantara buruknya pola makan adalah dengan asupan gizi yang rendah dan memiliki kandungan tinggi gula atau tinggi lemak. Selain buruknya pola makan, kurangnya berolahraga dan stress dapat memicu menderita diabetes.

Sebenarnya hal ini dapat dicegah dengan cara merubah pola makan sejak dini. Dengan menganekaragamkan jenis karbohidrat dan memperbanyak makanan yang mengandung serat serta mengurangi asupan gula berlebih dalam sehari-hari.

Perlu diketahui bahwa sumber karbohidrat bukan hanya dari nasi putih saja, tetapi dari beras merah dan beras hitam juga merupakan sumber karbohidrat. Beras merah atau beras hitam sangat cocok di konsumsi penderita diabetes, karena beras yang terkandung dalam beras merah atau beras hitam memiliki kadar gula jauh lebih sedikit daripada kadar gula yang terkandung dalam beras putih.