Perbedaan Jarum Insulin dan Tuberculin

Sebelum menjelaskan apa perbedaan Jarum Insulin dan Jarum Tuberculin. Perhatikan nih ibu di rumah yang anaknya suka main dokter-dokteran dan bahaya kalau tidak di awasi. Sebelumnya akan menjelaskan dahulu apa itu jarum, ini jarum bukan seperti jarum benang kain lhoo, lebih tepatnya jarum suntik atau bisa di sebut Spuit. Spuit ini terdiri dari tabung (barrel) berbentuk silinder dengan bagian ujung (tip) di desain tepat berpasangan dengan jarum hypodermis dan alat pengisap (plunger) yang tepat menempati rongga spuit. Spuit, secara umum, di klasifikasikan sebagai Luer-lok atau non Luer-lok. Nomenklatur ini didasarkan pada desain ujung spuit.

 

spuit

 

Kalau sudah paham, berikut adalah perbedaan Jarum Insulin dan jarum Tuberculin. Jarum atau Spuit Insulin adalah Spuit berukuran 0.5 – 1 ml dan di kalibrasi dalam suatu unit. Spuit Insulin berukuran 0.5 ml biasa dikenal sebagai spuit dosis rendah (50 mikro per 0.5 ml) dan lebih mudah dibaca. Spuit ini khusus untuk menyuntikkan insulin. Hanya pembagian skalanya berbeda sesuai kapasitas volumenya.

 

jarum insulin

jarum tuberculin

Sedangkan Jarum Tuberculin adalah Jarum atau Spuit Tuberculin memiliki badan yang panjang dan tipis dengan jarum tipis yang sebelumnya telah dipasang. Spuit di kalibrasi dalam ukuran seperenambelas (0.16) minimal dan seperseratus (0.01) dan memiliki kapasitas 1 ml. Perawat menggunakan Spuit Tuberculin untuk menyiapkan obat yang keras dalam jumlah kecil. Spuit Tuberculin di gunakan untuk menyiapkan dosis yang kecil dan tepat untuk bayi dan anak kecil. Perbedaan lainnya Jarum Tuberculin bisa dilepas antara jarum needle dengan tabung (barrel) nya.

Sekarang sudah paham perbedaan Jarum Insulin dengan Jarum Tuberculin, walaupun sekilas terlihat sama tetapi ada perbedaan di neddle nya. Tidak sulit kan untuk membedakannya. Sepele tapi bermanfaat ^_^ jangan lupa di share.