Infeksi TORCH

TORCH merupakan sebutan istilah pada infeksi toksoplasma, rubella, cytomegalovirus dan herpes yang dialami oleh wanita hamil. Infeksi TORCH ini sering menimbulkan berbagai masalah kesuburan baik pada wanita maupun pria, sehingga menyebabkan sulit terjadinya kehamilan atau keguguran dini. Infeksi TORCH dapat disebabkan karena hewan sekitar seperti ayam, kucing, burung, tikus, merpati, kambing, sapi, anjing atau babi dan disebabkan oleh perantaran tidak langsung seperti memakan sayur atau daging setengah matang.

Infeksi TORCH dapat didiagnosa dengan melihat gejala klinis dan tindakan laboratotik seperti ECG,CT scan, MRI, X-Ray dan serum darah. Infeksi ini dapat menular pada manusia secara pasif dan secara aktif. Penularan secara pasif terjadi melalui placenta dari Ibu ke anak, sedangkan penularan secara aktif terjadi apabila menelan oosista atau sista dan beberapa hal seperti berikut :

  • Memakan daging setengah matang yang berasal dari hewan yang terinfeksi.
  • Memakan makanan yang tercemar oosista dan feeses kucing yang menderita TORCH.
  • Melakukan transfuse darah, transpantasi organ, cangkok jaringan atau kecelakaan di laboatorium yang menyebabkan TORCH masuk ke dalam tubuh tanpa sengaja melalui luka.
  • Hubungan seksual antara pria dan wanita.
  • Pemberian ASI pada Ibu yang menderita TORCH.
  • Kebiasaan makan sayuran mentah dan buah-buahan segar yang dicuci kurang bersih atau makan tanpa cuci tangan terlebih dahulu.
  • Keringat yang menempel pada baju atau kulit dan penularan melalui air liur.

Demikian informasi yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat dan apabila ada saran atau tambahan informasi dapat isi di kolom komentar. Terimakasih.