Jenis Kotoran Telinga

Kotoran Telinga adalah zat yang terjadi secara alami di dalam rongga telinga dan berfungsi untuk melindungi saluran telinga. Zat yang berada di dalam telinga merupakan campuran dari kulit ari, keringat, rambut dan kotoran yang bercampur menjadi satu dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar serumen. Kotoran yang berada di dalam telinga memiliki jenis berbeda-beda pada setiap orang. Membiarkan  telinga dalam keadaan kotor tentunya berpengaruh pada kesehatan dan dapat menggangu pendengaran. Berikut adalah penjelasan tentang kotoran telinga berdasarkan jenisnya.

kotoran telinga kering-cair

Kotoran Telinga Kering

Jenis kotoran telinga kering disebabkan karena adanya penyakit kulit atau dermatitis, yang dapat membuat kulit menjadi kering. Selain itu, keringnya kotoran telinga karena kurangnya lemak dalam tubuh.

Kotoran Telinga Cair

Kotoran telinga cair dapat menunjukkan adanya peradangan di dalam telinga. Sebaiknya segera periksakan ke dokter, jika mengalami hal tersebut.

kotoran telinga dengan bau - warna putih

Kotoran Telinga dengan Bau Tidak Sedap

Telinga yang kotor dan disertai dengan bau tidak sedap dapat menunjukkan adanya infeksi di telinga tengah. Hal ini dapat muncul gejala seperti mendengar suara bising dari waktu ke waktu.

Kotoran Telinga dengan Sedikit Warna Putih

Kotoran telinga yang berwarna putih disebabkan karena kekurangan vitamin dan zat mikro di dalam tubuh. Untuk mencegahnya, dianjurkan untuk mengkonsumsi kacang-kacangan dan oatmeal.

kotoran telinga berwarna hitam - kecoklatan - merah darah

Kotoran Telinga Berwarna Hitam

Kotoran telinga berwarna hitam dapat ditujukan karena adanya infeksi jamur di dalamnya. Hal ini dapat terjadi sesekali, namun jika muncul gejala gatal dan rasa gatal menjadi semakin kuat maka segera untuk mengunjungi dokter.

Kotoran Telinga Berwarna Kecoklatan

Kotoran telinga berwarna kecoklatan dapat menunjukkan adanya tanda-tanda mengalami masa sulit, seperti stress.

Kotoran Telinga Berwarna Merah Darah

Kotoran telinga jenis ini menunjukan bahwan gendang telinga berlubang. Hal ini terjadi karena infeksi yang dapat menyebabkan otitis.

Demikian informasi yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat.

Cara Mengurangi Telinga Berdengung

Telinga berdengung merupakan suara-suara abnormal yang berasal dari dalam telinga dan terdengar seperti siulan atau suara bising. Telinga berdengung bisa segera hilang dengan sendirinya atau dalam kasus tertentu dapat bertahan lama. Telinga berdengung dapat disebabkan oleh beberapa faktor dan dapat melakukan beberapa hal untuk mengurangi gejala tersebut. Adapun hal yang perlu dilakukan untuk mengurangi telinga berdengung, diantaranya adalah :

releksasi

  • Relaksasi. Rasa cemas dan stress akan memperparah telinga berdengung, maka berpikir postiflah dan lakukan relaksasi untuk mengurangi stress.
  • Konsumsi obat antidepresi. Apabila stress tidak berhasil diatasi dengan relaksasi, maka dapat mengkonsumsi obat antidepresi sesuai dengan anjuran dokter.
  • Sebaiknya dengarkan suara-suara yang tenang dan menyenangkan dengan volume yang rendah. Menghindari situasi yang hening ini akan membantu mengalihkan perhatian penderita. Hal ini juga dapat dilakukan ketika akan tidur.
  • Menggunakan alat bantu dengar dapat dilakukan jika dokter telah merekomendasikan. Dengan alat bantu dengar ini maka suara normal akan terdengar lebih jelas dan mengalahkan suara dengingan.

hearing aid axon x168

Memilih alat bantu dengar yang baik untuk kebutuhan sehari-hari menjadi pertimbangan yang umum dilakukan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kesalahan pada saat terapi. Sesuai dengan anjuran dokter, kami juga menjual Alat Bantu Dengar yang mungkin Anda butuhkan. Untuk pembelian Alat Bantu Dengar dapat menghubungi Alkes Marinno di nomor berikut :

HP 085106805111

BBM dd03a903

WA 087832422265

Email alkesmarinno@yahoo.com

Melayani online setiap hari kerja pukul 08:00-21:00 WIB. Demikian informasi yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat.

Penyebab Terjadinya Tinnitus (Telinga Berdengung)

Satu dari seratus orang yang mengalami telinga berdengung sering mengaitkannya dengan pertanda tertentu. Namun sebenarnya, telinga berdengung merupakan salah satu kondisi medis yang dapat dialami oleh siapa saja. Telinga berdengung ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, baik itu penyebab ringan atau penyebab serius. Berikut merupakan penjelasan tentang penyebab terjadinya tinnitus, diantaranya adalah :

Penyebab Ringan Telinga Berdengung

  • Mendengarkan suara dengan volume maximum, dalam jangka waktu lama dapat menjadi permanen.
  • Efek samping penggunaan obat, seperti aspirin, antibiotic dan kina.

efek samping obat aspirin antibiotic kina

  • Infeksi telinga, banyak kotoran telinga, cemas atau stress.
  • Kekurangan zat besi dan menurunnya daya pendengaran seiring berjalannya usia (biasanya dimulai dari usia 60 tahun).

Penyebab Serius Telinga Berdengung

  • Adanya tumor dikepala atau leher, sehingga menyebabkan pembuluh darah tertekan.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Adanya penyempitan pembuluh darah telinga akibat penumpukan kolesterol, atau disebut dengan aterosklerosis.
  • Akibat tekanan pada koklea (suatu struktur di telinga bagian dalam) dan bisa menyebabkan pusing atau vertigo.

tekanan pada koklea

  • Adanya tumor neuroma akustik atau tumor jinak yang terjadi pada saraf cranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian dalam.

Tindakan yang perlu dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter THT. Dokter akan melakukan pemeriksaan telinga menggunakan otoskop untuk melihat kondisi lubang telinga. Jika adanya gangguan pendengaran, dokter dapat melakukan tes pendengaran atau audiometric untuk mendeteksinya. Alat yang digunakan untuk pemeriksaan diantaranya adalah otoacoustic emissions (microphone yang dimasukkan ke dalam telinga) dan pure tone audiometry (menggunakan headphone). Pada tes lanjutan dapat juga dilakukan dengan CT Scan pada otak.

Pengertian Telinga Berdengung | Tinnitus

Tinnitus adalah suara-suara abnormal yang berasal dari dalam telinga dan terdengar seperti berdengung, siulan atau suara bising. Denging bisa segera hilang dengan sendirinya atau dalam kasus tertentu dapat bertahan lama. Beberapa orang yang mengalami Tinnitus ini dapat benar-benar mengganggu konsentrasi atau menyebabkan masalah tidur bahkan depresi. Telinga berdengung akan semakin jelas terasa ketika berada di tempat hening dan ketika akan tidur.

Pasien yang mengalami tinnitus juga dapat merasakan kondisi hyperacusis, yaitu pendengaran lebih sensitive terhadap volume suara yang sebenarnya normal bagi banyak orang.  Tinnitus dapat dibedakan dengan dua jenis yaitu tinnitus objektif dan tinnitus subjektif. Tinnitus objektif merupakan kondisi telinga berdengung dapat didengar oleh dokter ketika pemeriksaan. Sedangkan tinnitus subjektif merupakan  kondisi telinga berdengung yang hanya bisa didengar oleh penderita sendiri.

bagian bagian telinga

Kondisi tinnitus subjektif dapat dipicu oleh masalah pada telinga luar, tengah atau dalam. Selain itu, masalah pada saraf pendengaran atau bagian otak yang menerjemahkan sinyal suara juga dapat memicu tinnitus subjektif. Namun ada yanglebih langka, yaitu jenis tinnitus objektif ini dipicu oleh masalah pembuluh darah, kondisi tulang telinga dalam atau kontraksi otot.

Jika Anda mengalami telinga berdengung, segera periksakan ke dokter THT agar penyebabnya bisa diketahui atau diobati dan tidak menjadi semakin parah. Demikian informasi yang dapat disampaikan,semoga bermanfaat.