penyebab terjadinya mata minus

Penyebab Terjadinya Mata Minus

Mata minus atau rabun jauh biasa disebut dengan istilah medis yaitu miopi. hal ini menyebabkan penderita kesulitan melihat dengan jarak pandang jauh. Semua benda yang posisinya jauh akan terlihat menjadi buram, sehingga penderita sering kali memicingkan mata untuk melihat benda tersebut menjadi lebih jelas. Maka banyak orang dengan mata minus sering memakai kacamata atau lensa kontak agar dapat melihat lebih baik. Namun ada hal yang perlu diketahui apa penyebab mata minus terjadi ?

aktivitas di dalam ruangan

Terlalu lama melakukan kegiatan di dalam ruangan merupakan salah satu penyebab terjadinya mata minus. Kondisi di dalam ruangan pada umumnya memiliki pencahayaan lebih redup daripada pancaran sinar alami di luar ruangan, sehingga dapat membuat mata mudah lelah. Namun jika keadaan mengharuskan penderita mata minus melakukan kegiatan di dalam ruangan, sebaiknya atur pencahayaan ruangan sebaik mungkin agar tidak merusak mata.

pencahayaan kurang

Penyebab terjadinya mata minus yang mungkin tidak disadari adalah faktor keturunan. Gangguan mata minus dapat menurun apabila kedua orang tua memiliki riwayat mata minus, maka resiko menderita mata minus lebih besar. Kebiasaan membaca dan bermain gadget pun merupakan penyebab mata menjadi minus. Membaca atau bermain gadget di tempat gelap dan menatapnya terlalu dekat dapat membuat penglihatan lama-lama akan menjadi buram.

Demikian informasi yang dapat disampaikan tentang penyebab terjadinya mata minus.

Perbedaan Katarak dan Pinguecula

Katarak adalah keruhnya lensa mata yang menyebabkan cahaya tidak dapat menembusnya. Katarak biasanya berlangsung secara prelahan yang menyebabkan kehilangan penglihatan dan berpotensi kebutaan jika katarak terlalu tebal. Penderita katarak akan mengalami gejala seperti penglihatan buram, ketajaman penglihatan berkurang, sensitivitas kontras juga hilang, warna bayangan dan visi kurang jelas karena cahaya tersebar oleh katarak ke mata.

katarak

Katarak berkembang karena berbagai sebab, diantaranya adalah kontak dalam waktu lama dengan cahaya ultra violet, radiasi, efek sekunder dari penyakit seperti diabetes dan hipertensi, usia lanjut, atau trauma dan biasanya akibat denaturasi dari lensa protein. Faktor lanjut usia yang biasanya menderita katarak yaitu di usia :

  • Antara usia 52-64 tahun presentasinya 42% mengalami katarak
  • Antara usia 65-74 tahun presentasinya 60% mengalami katarak
  • Antara usia 75-85 tahun presentasinya 91% mengalami katarak

pinguecula

Sedangkan Pinguecula adalah benjolan atau bintik berwarna kuning yang tumbuh pada konjungtiva lapisan bening di sepanjang kelopak mata dan menutupi bagian putih mata (skleta). Penderita Pinguecula akan muncul gejala seperti bengkak, terasa kering, merah dan nyeri. Pada umumnya pinguecula dialami oleh orang-orang lanjut usia. Meski penyebab pinguecula belum dapat dipastikan, namun ada beberapa faktor penyebab terjadinya pinguecula, yaitu terlalu sering terpapar matahari, debu atau angin.

Pinguecula berasal dari jaringan pada konjungtiva yang berubah, sehingga membentuk benjolan atau bintik kecil. Dalam benjolan atau bintik kecil tersebut, terdapat kandungan lemak, kalsium atau keduanya. Selain benjolan atau bintik berwarna kuning, penderita pinguecula juga memiliki beberapa gejala, yaitu :

  • Konjungtiva mata berwarna merah dan bengkak.
  • Mata seperti ada pasir yang tersangkut di dalamnya.
  • Penglihatan menjadi kabur.
menjaga kesehatan mata

Menjaga Kesehatan Mata

Menjaga kesehatan mata dapat dilakukan tanpa perlu menunggu sampai memasuki usia lanjut terlebih dahulu. Sebab mata merupakan salah satu organ  tubuh yang harus dijaga dengan baik. Pada umumnya fungsi indra penglihatan ini dapat menurun seiring berjalannya usia, tepatnya menginjak usia pertengahan 20 tahun hingga 30 tahun. Maka semakin cepat memelihara fungsi penglihatan, tentunya lebih cepat pula manfaat yang akan didapat. Ada pun hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan mata, diantaranya adalah sebagai berikut :

mengkonsumsi antioksidan

  • Mengkonsumsi Makanan Sehat

Dengan mengkonsumsi makanan sehat merupakan cara paling mudah untuk menjaga kesehatan mata. Penuhi asupan makanan dengan kandungan vitamin A, vitamin C, vitamin E, seng, omega 3, dan karotenoid. Makanan sehat lainnya yang baik untuk kesehatan mata juga perlu dikonsumsi, seperti wortel, jeruk, bayam, sawi, brokoli, lobak hijau, kacang-kacangan, telur, salmon, tuna, sarden dan lain sebagainya.

  • Menggunakan Kacamata Hitam Ketika Beraktivitas di Luar Ruangan

Aktivitas di luar ruangan pada saat cuaca terik atau mendung sekalipun, sebaiknya gunakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari paparan sinar UV atau sinar matahari. Dalam jangka panjang, radiasi berlebihan dari sinar matahari dapat beresiko mengakibatkan katarak, penebalan jaringan di lapisan luar mata (pinguecula) dan masalah mata lainnya.

hindari rokok

  • Hindari Rokok

Pada umumnya rokok kerap dikaitkan dengan masalah pada jantung dan paru. Padahal roko juga berdampak buruk pada fungsi penglihatan. Perokok aktif memiliki resiko lebih tinggi mengalami degenerasi macula, katarak, uveitis, bahkan kebutaan. Namun bagi perokok pasif pun perlu menghindari asap rokok, sebab hal tersebut sama berbahayanya dengan perokok aktif.

  • Rutin Cek Pemeriksaan Mata

Pemeriksaan mata secara rutin sangat dianjurkan untuk mengetahui seberapa baik kemampuan penglihatan kita. Dokter akan melakukan serangkaian tes untuk mendeteksi adanya masalah mata sejak dini. Bahkan jika tidak memiliki gejala atau keluhan apa pun, rutin cek pemeriksaan mata juga dapat dilakukan. Bagi pengguna kacamata perlu melakukan pemeriksaan mata untuk memberitahukan apakah resep kacamata yang digunakan ada kemungkinan sudah tidak akurat lagi dan perlu diperbarui.

cara mengobati mata kering

Bagaimana Cara Mengobati Mata Kering

Pengobatan mata kering dapat dilakukan untuk mengontrol gejala yang mungkin dapat terjadi berulang seumur hidup. Hal ini dapat diatasi dengan memberikan obat tetes mata pada saat melakukan rutinitas seperti mengharuskan untuk menggunakan mata dalam jangka waktu lama. Selain menggunakan obat tetes mata, untuk mengobati mata kering dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

Mata kering ringan dapat diatasi dengan memberikan pelumas perawatan mata seperti tetes air mata buatan, gel dan salep. Air mata buatan adalah terapi utama bagi keluhan mata kering karena memiliki tekstur yang sangat mirip dengan air mata alami. Jika memiliki masalah mata kering yang cukup kronis, direkomendasikan untuk menggunakan air mata buatan di saat mata merasa tidak ada masalah. Namun hindari air mata buatan dengan bahan pengawet atau yang diolah dengan bahan kimia.

menggunakan obat tetes mata tanpa pengawet

Gunakan obat tetes mata bebas pengawet. Hal ini penting jika dokter telah memberitahukan bahwa pasien mengalami gejala mata kering yang cukup parah. Jika pasien mengalami mata kering akibat penggunaan lensa kontak, maka perlu menggunakan obat tetes mata bebas pengawet atau mengganti larutan pembersih lensa yang bebas pengawet.

Mengobati mata kering menggunakan kacamata baca atau kacamata hitam dapat membantu memperlambat penguapan air mata dari permukaan mata.

menggosok mata terlalu keras

Tidak menggosok mata terlalu keras juga dapat mengatasi mata tidak mudah kering. Pada saat membaca, menulis, mengemudi atau bekerja di depan monitor, usahakan berkedip lebih sering untuk menghindari mata kering. Karena disaat berkedip dapat menyebarkan air mata secara merata ke seluruh permukaan mata.

Hindari kondisi kering. Di dalam ruangan perlu menggunakan alat pemberih udara untuk menyaring debu dan pertikel lainnya untuk mencegah mata kering. Menggunakan humidifier juga dapat membantu menambahkan kelembaban udara.

Minum air dan mencukupi asupan gizi. Mengkonsumsi banyak air mineral akan membantu menjaga selaput lendir pada mata akan tetap lembab. Mengkonsumsi asupan gizi seperti omega 3, biji rami, kenari dan salmon juga dapat menghindari mata kering.

gejala mata kering

Gejala Mata Kering

Mata Kering dapat terjadi ketika komposisi pendukung air mata tidak pada konsistensi yang tepat dan menguap terlalu cepat. Hal ini menyebabkan mata tidak menghasilkan air mata seperti seharusnya. Ketika air mata tidak dapat melumasi mata dengan baik, pada umumnya mata kering dapat mengalami gejala sebagai berikut :

  • Mata terasa perih
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Mata terasa kesat atau berpasir

mata terasa gatal panas

  • Mata akan terasa gatal, panas atau menyengat
  • Seperti ada yang mengganjal di dalam mata
  • Kemerahan

penglihatan kabur

  • Penglihatan kabur
  • Mata lelah, berair atau muncul lendir di sekitar mata

Apabila muncul gejala-gejala tersebut dan tidak segera diobati, hal ini akan menyebabkan peradangan pada mata, rasa nyeri, bisul atau muncul bekas luka di kornea. Dalam kasus tertentu, mata kering dapat menyebabkan hilangnya penglihatan sebagian. Namun, kehilangan penglihatan total yang diakibatkan karena mata kering adalah hal yang sangat langka. Maka perlu adanya pengobatan mata kering untuk membantu mengontrol gejala yang dialami.

Hal yang harus dilakukan adalah mendiskusikan oleh spesialis perawatan mata untuk memberikan pilihan pengobatan yang tepat.

Apa yang Menyebabkan Mata Kering ?

Mata Kering dapat membuat kita sulit untuk melakukan beberapa kegiatan, seperti menggunakan computer atau membaca dalam jangka waktu lama. Penderita mata kering akan mengalami produksi air mata berlebih, hal ini terjadi ketika mata tidak mendapatkan cukup lubrikasi sehingga mata mengirimkan sinyal darurat melalui sistem saraf untuk meminta lebih banyak pelumas. Sistem saraf mata kemudian akan membanjiri mata dengan air mata untuk mengimbangi kekeringan yang diderita. Namun air mata darurat ini tidak memiliki komposisi air mata normal yang dapat membilas kotoran.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan mata kering, diantaranya adalah :

  • Hormon dapat merangsang produksi air mata. Perubahan hormon yang umum dialami oleh wanita bisa meningkatkan resiko terhadap mata kering.
  • Proses penuaan. Produksi air mata akan menurun seiring bertambahnya usia dan kelopak mata menjadi kurang sensitive untuk meratakan air mata di seluruh permukaan mata.
  • Mata kering disebabkan kondisi medis, misalnya diabetes, arthritis rematoid, lupus, scleroderma, gangguan tiroid, defisiensi vitamin A, alergi, dermatitis kontak, HIV dan MGD (meibomian gland dysfunction). MGD adalah peradangan batas kelopak mata yang dapat menghadang kelenjar air mata.

peradangan kelopak mata

  • Mata kering dapat terjadi karena efek samping dari mengkonsumsi obat-obatan tertentu.
  • Faktor lingkungan dapat memperparah kondisi mata kering.
  • Lensa kontak dapat mengiritasi mata dan menyebabkan mata kering. Setelah menjalani operasi mata lasik juga dapat mengalami mata kering beberapa minggu, namun dalam beberapa kasus dapat berjalan terus.
  • Masalah pada struktur kelopak mata dapat menyebabkan mata menjadi kering dan teriritasi akibat lapisan air mata yang menguap dengan cepat setelah terkena kontak dengan udara luar terus-menerus.
  • Mata kering juga dapat terjadi akibat keratitis, atau kondisi dimana kelopak mata tidak menutup sepenuhnya pada saat tidur.
mata berkedut

Pengertian Mata Berkedut dan Mata Menguning

Mata Berkedut merupakan tanda tubuh sedang mencoba memberitahukan bahwa sistem saraf tidak terlalu baik. Sistem saraf yang tidak bekerja dengan baik atau dapat disebut dengan kejang saraf ini terjadi karena ketidakseimbangan elektrolit dan status hidrasi tubuh tidak tercukupi. Mata berkedut juga dapat disebabkan karena kekurangan asupan magnesium sebagai nutrisi penting untuk fungsi sinyal saraf.

mata menguning

Lalu bagaimana jika warna putih pada mata yang mulai menguning? Hal ini berbeda dengan Mata Berkedut yang tidak perlu dikhawatirkan dibandingkan dengan Mata Menguning. Mata Menguning biasanya terjadi karena adanya masalah pada organ hati, maka dalam kasus ini memerlukan perhatian khusus oleh ahli medis. Dari segi kedokteran, mata menguning juga dapat disebut dengan penyakit kuning. Penyakit kuning pada umumnya dapat disebabkan karena penyakit hati alkoholik, batu empedu, pancreatitis, hepatitis.

Adapun hal yang perlu dilakukan untuk membantu mengatasi penyekit yang menyebabkan Mata Menguning adalah dengan mencegah beban ekstra pada hati. Misalnya menghindari minuman beralkohol dan atur pola makan yang lebih sehat.

Demikian informasi yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat.