Pemeriksaan Mata Untuk Penderita Astigmatisme

Pada umumnya astigmatisme dapat terjadi sejak lahir karena faktor keturunan. Namun untuk memastikan diagnose astigmatisme tersebut, dokter akan melakukan pemeriksaan mata secara menyeluruh, seperti tes ketajaman penglihatan, uji refraksi, keratrometry dan topografi. Astigmatisme diukur dengan skala dioptri, dimana mata yang sehat dinilai dengan diopri 0. Namun pada sebagian besar orang mengukur skala diopri berkisar antara […]
Continue reading…

 

Faktor Resiko Meningkatnya Astigmatisme

Astigmatisme merupakan gangguan penglihatan akibat kelainan pada kelengkungan kornea atau lensa. Gangguan penglihatan ini menyebabkan pandangan kabur, baik dalam jarak dekat maupun jarak jauh. Bahkan astigmatisme atau mata silinder ini juga dapat terjadi bersamaan dengan rabut dekat atau rabun jauh. Astigmatisme memiliki dua jenis, yaitu astigmatisme corneal dan astigmatisme lentikular. Astigmatisme yang disebabkan oleh kelainan […]
Continue reading…

 

Tanda-Tanda dan Gejala Hiperopia

Hiperopia adalah kondisi penglihatan di mana mata tidak mampu melihat benda dengan jelas dari dekat. Kondisi ini juga dapat disebut dengan rabun dekat atau hipermetropi yang dimana penderita hanya dapat melihat benda yang terletak sangat jauh. Pada umumnya hiperopia terjadi pada pasien dengan segala usia, bahkan dapat muncul sejak masa kanak-kanak. Hiperopia dapat membaik seiring […]
Continue reading…